Pilih grafik berdasarkan apa yang ingin kamu komunikasikan:
| Tujuan | Grafik terbaik | Hindari |
|---|---|---|
| Bandingkan nilai antar skenario | Bar chart + error bar | Bar chart tanpa error bar |
| Tampilkan distribusi dan outlier | Box plot | Bar chart rata-rata saja |
| Tampilkan tren dari waktu ke waktu | Line chart | Bar chart untuk data temporal |
| Korelasi dua variabel kontinu | Scatter plot | Line chart untuk data tidak berurutan |
| Bandingkan proporsi | Grouped bar chart | Pie chart (susah dibandingkan) |
| Distribusi satu variabel | Histogram | Tabel angka saja |
5 jebakan visualisasi yang sering terjadi:
- Y-axis tidak mulai dari nol → perbedaan kecil terlihat dramatis
- Tidak ada error bar → variabilitas tersembunyi
- Skala berbeda antar grafik yang dibandingkan → menyesatkan secara visual
- Menampilkan hanya kondisi "menang" → bias ke arah yang menguntungkan
- Warna saja sebagai pembeda → tidak accessible untuk pembaca color blind
Test cepat sebelum finalisasi: Tunjukkan grafik ke seseorang yang tidak terlibat dalam riset. Tanyakan apa yang mereka pahami dalam 10 detik. Jika jawabannya tidak sesuai pesan yang ingin kamu sampaikan, grafiknya perlu direvisi.